INFO
  •  Tambahan batas waktu sanggah untuk pelamar PPPK sampai 22 Oktober 2023 jam 23.59 

YOHANIS ULY KALE, A.MD.,S.Pd (WAKIL BUPATI SABU RAIJUA) SELAKU KETUA TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING KAB.SABU RAIJUA MEMBUKA DAN MENGHADIRI KEGIATAN

Jumat, 26 Mei 2023

PROKOPIM., Yohanis Uly Kale, A.Md.,S.Pd (Wakil Bupati Sabu Raijua) selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kab.Sabu Raijua yang di dampingi Asisten I Setda Sabu Raijua, Plt. Bappeda Sabu Raijua dan Camat Liae membuka dengan resmi Kegiatan Rembuk Stunting Dalam Rangka Pencegahan Dan Percepatan Penurunan Angka Stunting Tingkat Kecamatan Liae di Aula Kantor Camat Liae, Jumat 26 mei 2023. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Para Pimpinan OPD, Tim POKJA Stunting Kabupaten Sabu Raijua,TNI/POLRI, Kepala Puskemas Liae,Tokoh Agama, Para Kepala Desa dan Ketua BPD Se-Kecamatan Liae.

Stunting saat ini mejadi isu Nasional yang terus dibicarakan dan menjadi perhatian Pemerintah Pusat hingga ke Daerah, Stunting menjadi isu/program utama yang terus digencar dan diupayakan Langkah-langkah percepatan penurunan stunting sehingga dibuatlah forum rembuk stunting yang bertujuan untuk berdiskusi secara bersama-sama untuk menemukan Langkah atau kebijakan mencegah stunting. 

Mengawali sambutannya Wakil Bupati Sabu Raijua mengatakan sampai dengan saat ini masalah stunting masih menjadi perhatian utama Pemerintah baik Pusat maupun Daerah mengingat serius masalah stunting ini bagi masa depan penerus Bangsa secara khusus Kabupaten Sabu Raijua. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah untuk mempercepat penurunan stunting baik melalui Kerangka Kebijakan, Strategi, Struktur Kelembagaan dan Kementrian Atau Lembaga  di Tingkat Pusat hingga OPD terkait stunting di Daerah dipacu untuk terus bersinergi, berkoordinasi dan berinovasi untuk memerangi masalah stunting secara khusus di Kabupaten Sabu Raijua sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 bab II telah ditetapkan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting dalam lima hal yaitu:

1.Komitmen Dan Visi Kepemimpinan

2.Kampanye Nasional Dan Komunikasi Perubahan Perilaku

3.Konvergensi, Koordinasi,Konsolidasi Program Pusat, Daerah Dan Desa

4.Gizi Dan Ketahanan Pangan 

5.Pemantauan Dan Evaluasi

Peserta Kegiatan Rembuk Stunting di Kecamatan Sabu Liae

Strategi nasional percepatan penurunan stunting tersebut bertujuan untuk menurunkan prevelensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi. Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berkomitmen untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia sebagaimana telah dirumuskan dalam Dokumen Perencanaan Jangka Menengah  Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2016 melalui Visi Sabu Raijua Bersatu, Maju Dan Bermartabat dengan Misi pertama Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia serta Pengentasan Kemiskinan. Upaya-upaya yang dilakukan dalam percepatan penurunan stunting telah membuahkan hasil dimana prevelensi stunting secara Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur maupun Kabupaten Sabu Raijua dari tahun ke tahun menunjukan tren yang sangat baik atau terus menurun. sesuai hasil operasi timbang bulan agustus tahun 2022 kasus stunting di Kabupaten Sabu Raijua berjumlah 1400 kasus atau 18,05% maka hasil operasi atau hasil operasi timbang bulan februari tahun 2023 kasus stunting menurun menjadi 1392 kasus atau 17,12%. kalau melihat tren dalam 3 tahun sebelumnya pada operasi timbang bulan februari biasanya kasus stunting mengalami kenaikan namun tahun 2023 bulan februari mengalami penurunan 1% lebih. keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama semua Stake Holder melalui upaya-upaya inovatif seperti Opd Asuh,Program Inovasi Sabu Kasih atau Sayang Ibu, Kibarkan Bendera Selamatkan Ibu Hamil dan kegiatan-kegiatan pendukung lainnya yang telah kita lakukan secara bersama-sama di Kabupaten ini. meskipun mengalami penurunan capaian tersebut masih jauh dari target RPJMD yaitu 10%  di tahun 2023 kita perlu meningkatkan koordinasi lintas sektor, kerja cerdas serta inovasi untuk mencapai target tersebut.

Yohanis Uly Kale, A.Md.,S.Pd (Wakil Bupati Sabu Raijua) selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kab.Sabu Raijua memberikan arahan di kegiatan rembuk stunting di Kecamatan Sabu Liae.

Sebelum mengakhiri sambutannya Wakil Bupati Sabu Raijua selaku Ketua Tim Percepetan Penurunan stunting Kabupaten Sabu  Raijua menyampaikan beberapa hal penting untuk menjadi perhatian kita semua antara lain segera lakukan langkah-langkah percepatan penurunan stunting tingkat Kecamatan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, pada Perangkat Daerah Tim percepatan penurunan stunting Kecamatan, Camat dan Para Kepala Desa Agar mendukung dan menindaklanjuti hasil analisis yang direkomendasikan oleh Tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Sabu Raijua dalam rangka percepatan penurunan, penanganan dan pencegahan stunting, camat,kepala desa dan lurah agar segera memfasilitasi pelayanan-pelayanan dan pencegahan stunting diwilayahnya masing-masing melalui koordinasi dengan pihak terkait dan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pentingnya penanganan dan pencegahan stunting. Wakil Bupati Sabu Raijua berharap kepada Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat agar bersama Pemerintah Daerah selalu berupaya untuk memutuskan mata rantai stunting ini melalui pembinaan yang intensif terhadap calon pengantin yang akan menikah agar segera memahami hakekat dan tanggungjawab sebagai orang tua terhadap anak-anak yang akan dilahirkan nanti dan juga dapat terbebas dari stunting pada masa kehamilan. Selain itu Wakil Bupati Sabu Raijua menegaskan kepada Para Kepala Desa agar memanfaatkan dana 10% untuk stunting  (Pemberian Makanan Tambahan) itu harus tepat sasaran dan sesuai dengan jadwal yang sudah ada.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

«

Februari 2024

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29