Bupati Sabu Raijua Hadiri Serah Terima Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Komitmen Perbaikan Sarana Pendidikan
Senin, 9 Maret 2026
PROKOPIM, Sabu Raijua – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., melakukan kunjungan kerja ke UPTD SD Negeri 3 Seba dan UPTD SMP Negeri 1 Sabu Barat pada Senin (9/3/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menyaksikan langsung Serah Terima Pekerjaan (PHO) revitalisasi pembangunan ruang kelas dan ruang administrasi di kedua sekolah tersebut.
Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan kerja ini, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sabu Raijua, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sabu Raijua.
Proyek yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025. Untuk SD Negeri 3 Seba, pembangunan tiga ruang kelas baru beserta mebeler menghabiskan dana sebesar Rp873.802.700. Sementara itu, SMP Negeri 1 Sabu Barat menerima bantuan sebesar Rp379.000.000 untuk rehabilitasi ruang administrasi dan perabotnya. Pekerjaan ini dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dan telah rampung.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SDN 3 Seba dan Kepala SMPN 1 Sabu Barat menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden, Kemendikdasmen, Pemerintah Daerah, serta semua pihak yang terlibat. Dengan adanya fasilitas baru ini, para tenaga pendidik dan peserta didik akan dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman, aman, dan kondusif, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa di masa depan.
Apresiasi Bupati dan Harapan untuk Pendidikan yang Lebih Baik
Bupati Krisman dalam sambutannya mengapresiasi pemerintah pusat atas perhatiannya terhadap pendidikan di Sabu Raijua. Ia menegaskan bahwa sarana dan prasarana yang memadai adalah faktor penting untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
"Alasan saya hadir langsung adalah untuk melihat keadaan riil di lapangan dan mendengar langsung harapan para guru. Jika ada kekurangan ruang kelas, kita bisa usulkan bersama. Mengandalkan APBD saja tentu tidak cukup, apalagi dengan adanya efisiensi anggaran. Namun, hal itu tidak boleh menghambat kita. Kita akan terus berupaya melalui usulan-usulan ke pemerintah pusat. Pendidikan itu sangat penting karena bisa mengubah kita dan nasib kita," ujar Bupati.

Dorong Pemerataan, Pemda Usulkan Revitalisasi 62 Sekolah di Tahun 2026
Orang nomor satu di Sabu Raijua ini juga mengungkapkan komitmen serius pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemkab Sabu Raijua telah mengusulkan revitalisasi untuk 62 satuan pendidikan yang terdiri dari 9 SMP, 30 SD, 22 PAUD dan TK, serta 1 SKB.
"Usulan ini adalah bentuk keseriusan kita dalam mempercepat pemerataan dan peningkatan kualitas sarana pendidikan. Saya berharap ke depannya, semua anak-anak kita dapat belajar di lingkungan yang nyaman, aman, dan berkualitas," harapnya.
Meski demikian, Bupati mengingatkan agar pelaksanaan pekerjaan ke depan dapat lebih disiplin. Ia meminta semua pihak, termasuk kepala sekolah sebagai penanggung jawab, untuk memastikan pekerjaan berjalan efektif, efisien, dan tepat waktu tanpa ada keterlambatan seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Ia juga berpesan agar fasilitas yang baru diresmikan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, Bupati Minta Masyarakat Tenang
Pada momen yang sama, Bupati Krisman juga menyinggung soal informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang guru. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua melalui Dinas Pendidikan telah menindaklanjuti informasi tersebut secara serius dan bertanggung jawab.
"Proses penanganan sedang dilakukan untuk memastikan kebenarannya. Kami tidak akan gegabah mengambil keputusan hanya karena tekanan opini publik. Kami junjung tinggi asas praduga tak bersalah dan menempatkan hukum sebagai panglima. Kami ajak masyarakat untuk menahan diri dan percayakan proses ini kepada pihak berwenang," tegasnya.
Bupati memastikan pemerintah berkomitmen penuh menjaga keamanan dan kenyamanan serta memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh peserta didik di daerah itu.

Pantau Seragam Gratis dan Serap Aspirasi
Dalam kunjungannya, Bupati yang didampingi oleh Kepala Dinas PKO dan Kabag Protokol tidak hanya meresmikan proyek revitalisasi. Mereka juga memonitoring kondisi ruang kelas dan berdiskusi langsung dengan para guru serta murid. Salah satu topik yang dibahas adalah program unggulan Seragam Sekolah Gratis. Bupati mencatat masih adanya siswa yang belum menerima seragam tersebut dan memastikan hal itu akan segera ditindaklanjuti.
Simpan sebagai :

Berita terkait :