INFO
  •  Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua 
  •  ASN Sabu Raijua berkumpul dalam Rapat Lengkap Pamong Praja 2019.  

SOSIALISASI KESADARAN KEAMANAN INFORMASI DAN PERSANDIAN PEMERINTAH KABUPATEN SABU RAIJUA

Kamis, 3 Oktober 2019

 

SABURAIJUA, Kegiatan Sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sabu Raijua ini berlangsung di Aula kantor Bupati Sabu Raijua pada Kamis 3 Oktober 2019 ini menghadirkan Narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Jakarta Bapak James leonard lico.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekertaris Daerah, Pimpin OPD, TNI/Polri, Danramil dan Danposal Sabu Raijua, Pejabat yang mewakili Kejaksaan Negeri dan para undangan dari tiap OPD. Sekertaris Daerah Sabu Raijua Septenius M Bule Logo SH, M.Hum yang dalam hal ini mewakili Bupati Sabu Raijua Nikodemus N Rihi Heke, M.Si juga secara resmi membuka Kegiatan Sosialisasi ini.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah membawa masyarakat indonesia dalam sebuah peradaban yang difasilitasi oleh perkembangan Iptek sehingga memudaahkan masyarakat tanpa batas dan dengan mudah pula mengakses segala informasi dengan sebebas-bebasnya. Kaitan dengan hal itu, lanjut bupati, pemerintah daerah dituntut agar memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mengelola dan mendistribusikan informasi melalui tata kelolateknologi informasi komunikasi dengan baik, demi terciptanya good corporate governance agar pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan terlaksana dengan baik.

Terkait kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi yang dimiliki pemerintah sering terjadi gangguan ancaman dan keamanannya, karena itu diperlukan penerapan e-government secara baik. Secara global pun, perkembangan teknologi dunia dan lingkungan organisasi yang sangat terbuka dijaringan interkoneksi global menyebabkan kerentanan tinggi dan ancaman yang lebih kreatif dan hal ini tak terhindarkan kaitannya dengan dengan jaringan yang dimiliki pemerintah. Menghadapi kondisi dan fenomena yang kompleks tersebut, apa lagi sabu raijua sebagai daerah 3T, maka  tugas kita  bersama mencari dan menemukan cara yang tepat dalam mengantisipasi dan mengatasinya," pungkas bupati.

Dalam sambutan Bupati Sabu Raijua yang dibacakan oleh Sekda Sabu Raijua mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah memenuhi undangan yang sudah hadir ini merupakan dukungan semangat dan peran serta kita dalam meresponi tuntutan dan harapan untuk mewujudkan keamanan Informasi khususnya Informasi Daerah Kabupaten Sabu Raijua demi mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, Efisien, Transparan, Akuntabel dan dapat di Pertanggungjawabkan sebagai mana diamanatkan UU no 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menegaskan bahwa Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi, lingkungan, sosialnya serta merupakan bagian penting bagi Ketahanan Nasional karena hak untuk memperoleh Informasi merupakan Hak Asasi Manusia.

Badan Siber dan Sandi Nasional atau BSSN dalam rangka melindungi, mengatasi dan menangkal serangan siber di indonesia dimana tingkat kerawanan nya semakin meningkat setiap tahunnya, apa lagi trend serangan siber(dunia maya, sistem informasi gunakan komputer,  atau yang berhubungan dengan internet) di dunia internasional menunjukan pergeseran pemanfaatan siber dari keuntungan ekonomi kepada keuntungan politik. Maka BSSN merupakan badan baru hasil transformasi dari Lembaga Sandi (kaitannya dengan rahasia) Negara dan Ditjen Keamanan Informasi milik Kominfo yang dibentuk melakui Perpres No.53 Tahun 2017 dalam rangka mengantisipasi dan menangkal informasi hoax, ujaran kebencian, peretasan terhadap dokumen atau pernyataan-pernyataan pemerintah yang bersifat rahasia, bahkan peretasan terhadap data-data penduduk yang bisa dimanipulasi jumlahnya, juga hal pelelangan barang dan jasa, atau masalah pertanahan kaitannya dengan luas lahan, dan banyak bidang lainnya yang bisa di retas melalui jalur kejahatah di dunia maya, dan negara membutuhka bssn agar mampu memproteksi persoalan kejahatan dunia maya, agar  bangsa ini  terhindar dari mara bahaya yang bisa menghancurkan nya, termasuk aktifitas pemda sabu raijua yang harus dilindungi dalam hal penggunaan sistim informaai dan komunikasi digitalnya.

Dalam Sosialisasi ini banyak penjelasan yang diberikan oleh Narasumber terutama tentang bagaimana mengelolah Informasi dengan bijak dan penggunaan Internet yang semakin meluas. James menjelaskan pengunaan Internet di Indonesia semakin marak dengan berita hoax yang ada, jadi kita sebagai pengguna dan penerima Informasi harus lebih bijak dalam menyaring Informasi yang ada dan jangan menjadi salah satu penyebar berita hoax karena berita yang kita sebarkan sampai kapanpun akan tersimpan dan menjadi masalah untuk kita sendiri.

Kegiatan Sosialisasi ini juga membuka sesi tanya jawab. undangan yang hadir begitu antusias menanyakan tentang hal-hal yang berkaitan dengan Informasi serta Pengolahan Internet yang baik. Semua pertanyaan dijawab dengan baik oleh narasumber BSSN.

Selesai Sosialisasi tersebut Team RSPD Sarai mewawancarai Narasumber BSSN tersebut. James Leonard sebagai Narasumber mengatakan secara Positif Internet memberikan manfaat yang besar buat kita semua baik dalam konteks kehidupan sehari-hari maupun dalam bersosialisasi dengan sesama namun yang paling penting dalam bersosialisasi kita harus tahu batasannya karena apa yang kita bagikan di Internet tidak bisa hilang itu yang di sebut dengan Jejak Digital jadi harus lebih bijak dalam mengelolah internet.

Ia juga mengungkapkan kesannya ketika sampai di Sabu Raijua yang ternyata bukan karena wilayah yang kecil tetapi Masyarakatnya sudah maju dengan arus Informasi yang cukup besar, banyak hal yang dapat dilakukan Masyarakat dengan Teknologi Internet yang ada dapat mempromosikan Pariwisata dan Kebudayaan Sabu Raijua hingga ke luar Negeri.

 

 

 

 


Simpan sebagai :

Berita terkait :

«

November 2019

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30