Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Otomasi Perpustakaan Sekolah menggunaka
Selasa, 29 Juli 2025
PROKOPIM, Menia – 29 Juli 2025.
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Otomasi Perpustakaan Sekolah menggunakan Aplikasi Inlislite Versi III, yang diselenggarakan di Gedung Perpustakaan Umum Daerah Izaak Huru Doko, Kabupaten Sabu Raijua. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan beserta jajaran, Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah Sabu Raijua, serta para pengelola perpustakaan tingkat SD, SMP, SMA/SMK yang menjadi peserta bimtek.
Sebanyak 50 peserta mengikuti bimtek ini, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengelola perpustakaan, mengoptimalkan efisiensi pengelolaan data, serta mendorong implementasi dan penyesuaian sistem otomasi perpustakaan berbasis aplikasi Inlislite.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dan menegaskan pentingnya peran perpustakaan sekolah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam memenuhi Standar Nasional Perpustakaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, yang mengharuskan setiap sekolah/madrasah memiliki perpustakaan yang memenuhi standar nasional serta berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
"Melalui bimtek ini, saya berharap perpustakaan sekolah di enam kecamatan se-Kabupaten Sabu Raijua dapat mengelola perpustakaannya secara lebih efisien dan efektif, mulai dari pengolahan pustaka, manajemen keanggotaan, sirkulasi inventaris koleksi, hingga statistik pengunjung dan operasional lainnya,” ujar Wakil Bupati.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta untuk mengikuti bimtek dengan serius dan bersungguh-sungguh, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di masing-masing perpustakaan. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendukung otomasi perpustakaan sekolah sebagai upaya menjadikan perpustakaan sebagai pusat informasi dan literasi yang modern dan menarik, guna mendorong peningkatan minat baca serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat
Simpan sebagai :

Berita terkait :