INFO
  •  Ayo dukung Kampung Adat Namata menjadi Kampung Adat Terpopuler di Ajang Anugrah Pesona Indonesia, Kirim SMS ketik API (spasi) 13C ke 99386. Buktikan Sabu Raijua Juga Bisa 
  •  Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pengadaan CPNS 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 22 September 2020.  

Pulau Raijua disinggahi Kapal Asing

Senin, 27 April 2020

Ledeunu, 27 April 2020 : 15.30
Sebuah kapal layar motor asing asal negara Belanda, bertonase 31 GT akhirnya memberanikan diri berlabuh di perairan seputar mercusuar kecamatan raijua. Saat melihat kapal asing tersebut masyarakat disekitar wilayah itu langsung melaporkan kejadian tersebut melalui hand phone kepada kades Kolorae.. Dan Tim Gugus Tugas (TGT) Covid-19,Kabupaten Saabu Raijua, untuk kecamatan raijua yang mengetahui hal itu, langsung,bersama pihak Kepolisian dan TNI dan Pemerintah Kecamatan yang juga adalah bagian dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Raijua, akhirnya dengan menggunakan kapal milik pemda sarai, Napuru 02, segera bertindak merapat ke kapal tersebut dan melakukan tindakan pengawasan dan pengamanan,serta pemeriksaan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Camat raijua Ir.Titus B.Duri, kepada bupati sabu raijua, selaku ketua umum TGT Covid-19 kabupaten sabu raijua(27/4) dalam laporannya menjelaskan bahwa, setelah diperiksa oleh TGT terhadap seluruh isi kapal, ternyata mereka terdiri atas tiga orarng awak, yang juga merupakan satu keluarga asal negara belanda. Sesuai dokumen resmi yang diperlihatkan, mereka dengan identitasnya,yakni:1. Mace Hollbeek( kelahiran,1970); 2. Martje Andree den Breems (kelahiran,1970); dan, Mathies Hollebeek (kelahiran,2008).

Menurut camat, setelah diinterogasi, kepada TGT mereka menjelaskan bahwa, kedatangan mereka awalnya masuk melalui wilayah Tual Saumlaki, Provinsi Maluku, menuju Kupang NTT, dan akan melanjutkan ke Provinsi Bali. Tetapi pada 25 April 2020, kapal mengalami kerusakan berupa gangguan pada sistem autopilot (yaitu,sistem mekanikal,elektrikal, atau sistem hidrolik automatis sebagai alat pemndu arah jalannya kapal secara otomatis-red. humas) dan haluan mereka berada tepat di perairan pulau raijua bagian barat, akhirnya memaksa mereka memberanikan diri untuk labuh darurat di pulau raijua, di seputar mercusuar," jelasnya.

Lebih jauh, tambah camat saat TGT melakukan pemeriksaan kesehatan mereka sesuai dengan ketentuan protokol, didapati mereka dalam kondisi sehat, sesuai dengan surat keteranag yang mereka tunjukan terhadap hasil pemeriksaan kesehatan dari tim kesehatan di Tual Saumlaki, sebelumnya.
Kondisi diatas kapal sesuai pengamatan dan fakta yang ada, ujar camat mereka juga kehabisan bahan makanan dan air minum. Melihat keadaan itu, TGT segera memberikaan bantuan berupa, 2 dos mie instan, air mineral. Hal lain, menurut Titus Duri, Visa yang mereka peroleh telah habis masa berlakunya, dan mereka tidak bisa melakukan perpanjangannya visa, sebab mereka ditolak di setiap pelabuhan.

Dan terhadap mereka TGT Kecamatan Raijua, tetap melakukan pengawasan keamanan, dan pemeriksaan kesehatan, dan jika mereka ingin membelanjakan sesuatu didarat untuk kebutuhan hidupnya, mereka diharuskan melakukan komunikasi via hp kepada TGT, dan akan ditindak lanjuti oleh TGT, sebab mereka tidak diijinkan turun ke darat. Dan mereka juga berterima kasih kepada TGT yang telah memberikan informasi tentang kondisi bali yang dalam status zona merah covid-19, sehingga mereka memutuskan untuk tidak lagi ke bali.

Adapun TGT yang melakukan pemeriksaan ke atas kapal asing waktu itu, yakni: Camat, Kapospol raijua dan anggotanya(Bripka Lifron Ratu, Bripka David Zackharias), Babinsa raijua (Serda Oktovianus Kosad; Koptu Agustinus Tein), Kepala Puskesmas Ledeunu(Semuel Uly Binu,S.Kep.Neis), Lurah Ledeunu, Lurah Ledeke; Basa Nova Siregar, S.Hut, serta Eben D Making. Dan dalam TGT ini, bertindak selaku penterjemah bahasa, yaitu, Basa Nova Siregar.

Sedangkan kondisi pengawasan dan pemeriksaan kesehatan pada Selasa (28/4),TGT tetap melaksanakan tugasnya sesuai protokol yang diterapkan. Dan upaya perbaikan terhadap gangguan autopilot tetap dilaksanakan oleh mereka sampai dapat difungsikan normal, sehingga mereka dapat melanjutkan perjalanannya," tukas camat raijua.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

«

Oktober 2020

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31