INFO
  •  Ayo dukung Kampung Adat Namata menjadi Kampung Adat Terpopuler di Ajang Anugrah Pesona Indonesia, Kirim SMS ketik API (spasi) 13C ke 99386. Buktikan Sabu Raijua Juga Bisa 
  •  Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pengadaan CPNS 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 22 September 2020.  

TEMU KENAL PJS BUPATI DENGAN PARA PEJABAT LINGKUP PEMDA SABU RAIJUA

Senin, 28 September 2020

"Prioritas Program pemerintah provinsi ntt tahu 2021 adalah pengembangan pariwisata, sebagai industri terbesar didunia," ujar pjs bupati, Ferdi Kapitan.
 
Menia Senin, 28 September 2020
Sekda sabu Raijua, Septenius Bule Logo,SH,M.Hum, dalam antaran kata saat mengawali acara temu kenal tersebut mengatakan, dengan ditetapkannya Penjabat Sementara Bupati Sabu Raijua pada tanggal 26 September lalu, maka kewenangan penjabat bupati sesuai amanat perundang-undangan adalah, sama dengan bupati defenitif. Hal itu juga telah sesuai dengan keputusan mendagri. Sekda juga kepada pjs bupati menyampaikan bahwa,di lingkup pemda sabu raijua jumlah OPD ada 43, enam orang camat pada 6 kecamatan, kemudian instansi vertikal yakni, Kejaksaan, Polres, Pertanahan,, Kantor Agama, UPT Samsat, UPT Kehutanan, Bandara, ASDP, Otoritas Pelabuhan, TNI Angkatan Laut, serta Danramil. Seusai menyampaikan gambaran singkat tersebut, Sekda pun mempersilahkan pjs bupati memberikan arahan serta petunjuk pada acara temu kenal itu.
Dalam arahan dan petunjuknya, pjs bupati sabu raijua, Ferdi Kapitan menyampaikan beberapa hal, yakni, "dalam prinsip tata kepemerintahan maka pemerintahan itu tidak boleh vakum tetapi harus berkesinambungan kaitannya dengan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kemasyarakatan, Kegiatan pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat. Saya menyadari bahwa tugas ini, tugas maha berat. Namun kita kerja bersama- sama melaksanakan pelayanan publik maka akan terasa ringan, seperti kata pepatah berat sama dipikul ringan sama dijinjing," ujarnya.
30 tahun mengabdi sebagai PNS dengan mengemban beberapa tugas jabatan semua ini tentunya bagian daripada pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan Negara.
Menurutnya, kehadiran pjs bupati adalah untuk bersama-sama dengan ASN dalam rangka melaksanakan tugas-tugas pemerintahan di daerah ini. Lebih jauh, dirinya menjelaskan, bahwa, kita juga sedang menghadapi masalah besar yakni, pandemi Covi-19. Selain itu, srsuai agenda pemerintahan, kita juga sedang menghadapi perhelatan politik nasional, yakni, pilkada serentak di kabupaten sabu raijua. Dua persoalan besar tersebut yang sekarang kita hadapi, tetapi tugas-tugas pemerintahan juga harus tetap berjalan. Penentu utama agar pilkada berjalan dengan baik dan demokratis maka 3(tiga) hal yang perlu di perhatikan adalah 1. Netralitas ASN artinya tunjukanlah jati diri bahwa ASN itu tidak memihak, 2.eksistensi Lembaga kepolisian dalam menjalankan tugas dan fungsinya, 3.TNI kaitannya dengan teritorial. Tiga komponen ini berperan utama dalam menciptakan keamanan dan netralitas ditengah-tengah masyarakat. Untuk itu, Ferdi Kapitan, meyakinkan bahwa, dirinya tidak akan berpihak kepada paslon manapun, karena Gubernur menugaskan nya untuk untuk menjalankan tugas-tugas kepemerintahan. Kerana itu, demi terlaksananya pemilu kada yang aman, damai dan sukses di sabu raijua perlu ada sinergitas, saling koordinasi antara KPU, Bawaslu, Satgas Covid-19 agar memastikan Pemilu berjalan dengan lancar dan dan masyarakat aman dari covid-19.
Kita sedang memasuki siklus rancangan perubahan anggaran maupun KUA PPAS dan anggaran induk tahun 2021.
Penanganan Covid-19 melalui revocusing anggaran yang telah dilakukan kali lalu, agar dipastikan telah sejauh mana penyerapan anggarannya.Jangan sampai ada silpa yang menumpuk.Karena itu, ia mintakan kepada sekda supaya melakukan komunikasi dengan DPRD agar sidang Perubahan anggaran bisa di agendakan. Karena kita tidak boleh mengorbankan hak-hak rakyat hanya karena kepentingan politik lainnya, sebab masyarakat juga sedang mengawasi dan menilai kinerja kita. Apalagi masyarakat Sabu Raijua sedang menghadapi bencana kekeringan dan tugas kita harus melindungi, mengamankan dan menyelamatkan masyarakat. Ia berharap sabu Raijua harus tetap Zona hijau meski NTT dalam penyebarannya virus corona mengalami kenaikan sebesar 171%. Berkaca dari prosentase dengan kenaikan yang besar tersebut, maka dia mintakan agar satgas covid sabu raijua harus awasi ketat para pendatang dari luar daerah yang masuk ke sabu, agar tidak terjadi transmisi lokal. Semua itu tentunya membutuhkan dukungan dan keterlibatan dari semua pihak.
Selain dirinya memperkenalkan namanya Ferdi Kapitan, asal dari Timor, ia juga menuturkan bahwa Gubernur dengan Program NTT Bangkit menuju sejahtera, tentu Sabu Raijua menjadi bagian penting dari propinsi ini . Ada beberapa program besar yang di cetuskan oleh pemerintah provinsi yaitu pengembangan jagung dan pengembangan ternak.
sapi . Di sabu sendiri kata pjs Bupati memiliki potensi di bidang pariwisata ini sangat luar biasa, sebab sudah mendunia seperti destinasi wisata kelaba maja, dan pembangunan pariwisata menjadi program prioritas pemerintah provinsi. Tentu selain pariwisata perlu ada pendekatan secara kolaboratif tidak hanya pariwisata, tetapi kontribusi dari pertanian dan peternakan dan seluruh sektor lainnya perlu terintegrasi dan berkonstribusi kepada perkembangan pariwisata sebagai industri terbesar di dunia yang nantinya bisa menarik sebagai lokomotif sektor lainnya. Akhiri arahannya, kembali pjs bupati katakan bahwa, program prioritas pemerintah provinsi ntt ditahun 2021 adalah pengembangan pariwisata," tukasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda bersama ketiga orang asisten,,para pimpinan ppd, unsur Forkopimda, para camat.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

«

Oktober 2020

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31