INFO
  •  Ayo dukung Kampung Adat Namata menjadi Kampung Adat Terpopuler di Ajang Anugrah Pesona Indonesia, Kirim SMS ketik API (spasi) 13C ke 99386. Buktikan Sabu Raijua Juga Bisa 
  •  Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pengadaan CPNS 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 22 September 2020.  

PJS BUPATI SABU RAIJUA - INSPEKTUR UPACARA PERINGATAN KESAKTIAN PANCASILA

Kamis, 1 Oktober 2020

 
PJS Bupati Sabu Raijua Pimpin Apel Perdana
"Jangan sampai pilkada merusak hubungan dan tatanan budaya kita".
Berlangsung di halaman depan kantor bupati sabu Raijua, Menia, Selasa, (29/9/2020). Pjs bupati sabu Raijua,Ir.Ferdy Y.Kapitan dalam arahannya kepada seluruh ASN dan para PegawaiTenaga Kontrak Daerah mengatakan, Sesuai dengan ketentuan maka roda pemerintahan harus tetap berjalan, tidak boleh ada kekosongan, karena itu dikaitkan dengan regulasi maka ditunjuklah Pjs selama masa kampanye Pilkada. Menurutnya, Karena petahana mengambil cuti diluar tanggungan negara, maka tugas dari seorang pjs tentu untuk melanjutkan program kepemerintahan yang telah diprogramkan.
"Keberadaan saya disini agar secara bersama-sama dengan bapak/ibu memastikan bahwa, pelaksanaan tugas pokok dan fungsi keperintahan harus tetap berjalan, terutama pelayanan kepada segala pihak terutama kepada masyarakat tetap berjalan," ujarnya.
Sebagai ASN dan sebagai abdi negara saya berharap bahwa, kita harus saling mendukung dalam menjalankan roda pemerintahan ini. Dikaitkan dengan Program pembangunan, kita punya agenda tahunan didalam roda pemerintahan yaitu, terkait dengan pembahasan perubahan anggaran juga dengan APBD murni, ini sangat mendesak. Perubahan anggaran itu mesti mendapat persetujuan kepemerintahan dalam hal ini pemerintah dan legislatif, yaitu DPRD. Secara formal kita telah mengajukan KUA-PPAS untuk perubahan pada hari kemarin(28/9). Kita telah berkoordinasi dan menyerahkan secara resmi kepada pihak DPRD selaku mitra pada hari kemarin. Dan dalam kurun waktu satu setengah jam, langsung dibalas, dan pada hari ini kita akan mengikuti dan diundang untuk mengikuti rapat Banmus, kita akan membahas sebentar berkaitan dengan penjadwalan, dan tidak hanya untuk perubahan saja, tetapi juga untuk APBD murni 2021.
Lebih jauh, dirinya menjelaskan, berkaitan dengan perubahan anggaran, alokasi kegiatan dan anggaran yang dituangkan dalam perubahan anggaran itu adalah kegiatan-kegiatan program yang sangat-sangat strategis, mendesak urgen. Kita mesti memahami bahwa, tugas kita adalah,tidak sekedar membuat perencanaan, tetapi harus berpegang pada prinsip sejauh kepentingan itu dilaksanakan, strategis dari program yang akan kita lakukan. Hal lain yang ditambahkannya, yakni,kita menghadapi beberapa hal penting yang sementara kita jalankan dan kita hadapi, yang pertama,berkaitan dengan pilkada, yang kedua kita sementara menghadapi sebuah persoalan yang terjadi secara internasional tanpa memandang siapapun, yaitu masalah Pandemi Covid-19. Saya berharap kita tidak mengganggap remeh terhadap kondisi ini. Kita bisa sekedar bicara protokol, tentang pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan dan lain-lain, itu teorinya begitu, namun implementasinya yang susah. Dan sebagai ASN, jelasnya,harus bisa menjadi contoh. Sebutnya lagi, bahwa, dampak daripada Covid-19 ini adalah pada masalah perekonomian masyarakat, oleh karena itu di fokuskan kepada ketahanan pangan. Dirinya pun memintakan kepada Sekda dan Asisten agar bisa mengawasi tentang netralitas ASN, karena itu dia mengajak agar bersama2 sukseskan pilkada di daerah kita tercinta ini, dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita dengan penuh netralitas. Netralitas PNS menjadi salah satu kunci sukses keberhasilan dan martabat dari sebuah pilkada didaerah ini. Pjs menekankan, bahwa, akan cacat penyelenggaraan pilkada ini, ketika ada ASN yang tidak netral, wujud netralitas adalah kita tidak terlibat dalam kampanye.
Dirinya juga tidak menginginkan hanya karena berbeda pilihan dalam pilkada, lalu kita merusak tatanan budaya kita yang sudah sangat bagus ini. "Saya bukan putra sabu tetapi hati saya sudah terpaut ke daerah ini.. Saya sudah mengelilingi Kabupaten Sabu Raijua, mengelilingi didaratan maupun dilaut, sebagai mantan orang perikanan saya sudah melakukan penelusuran seluruh pesisir pantai pulau ini. Mengetahui persis potensi yang dimiliki oleh daerah ini termasuk mata pencaharian alternatif masyarakat sekitar pesisir pantai. Dan saya kira semua orang yang datang kesini akan jatuh hati pada daerah ini, tradisi budaya persaudaraan kekeluargaan yang luar biasa menjadi pembelajaran dan contoh bagi anak cucu," ucapnya bangga.
Akhiri arahannya, kembali Pjs bupati mintakan agar, penyerapan anggaran menjadi bagian dari penentuan kinerja kita. Di sisa waktu ini saya berharap kita mengedepankan penyerapan dan kualitas mutu daripada pelayanan dan kerja kita. Bekerjalah sesuai ketentuan aturan yang berlaku.
Saya ingatkan kita punya mekanisme dalam penyusunan anggaran, kita punya TAPD, pembahasan internal bersama TAPD, itu dokumen kita bersama.
Turut dalam apel tersebut,,Sekda Sabu Raijua,Septenius Bule Logo,SH,M.Hum, Asisten III Setda Sabu Raijua, Marten F.Robe, Plt.Asisten II, Mansy R.Kore; Plt.Asisten I, Markus Lodo, serta para pimpinan OPD, bersama pejabat lainya, juga karyawan karyawati ASN.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

«

Oktober 2020

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31