INFO
  •  Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua 
  •  ASN Sabu Raijua berkumpul dalam Rapat Lengkap Pamong Praja 2019.  

PEMKAB. SABU RAIJUA GELAR SOSIALISASI KADER PEDULI TBC

Kamis, 3 Oktober 2019

SABURAIJUA, Bupati : " Penderita selain di beri susu formula, pengawas minum obat juga harus mendatangi agar penderita dipastikan menelan obat sesuai aturan". Sebanyak ratusan peserta yang melibatkan Para Kepala Desa, Para Lurah, Para Petugas Puskesmas Pembambantu, serta Para Kader Peduli TBC se Kabupaten Sabu Raijua, ikut Sosialisasi Kader Peduli TBC Tingkat Kabupaten Sabu Raijua, Kamis, 3 Oktober 2019, di Menia.

Sekda Sabu Raijua,Septenius Bule Logo,SH,M.Hum, ketika membacakan sambutanBupati Sabu Raijua, Drs.Nikodemus Rihi Heke,M.Si, pada pembukaan kegiatan itu, menyatakan: Tuberkulosis atau TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang belum dapat diselesaikan. Data Badan Kesehatan Dunia(WHO) menyebut indonesia menempati urutan ketiga dengan kasus TBC tertinggi di dunia, dengan jumlah kasus 842 ribu penderita, dibawah China 889 ribu dan India 2,47 juta penderita. Melihat besarnya masalah kesehatan masyarakat dan berkenaan dengan momen hari peringatan TBC sedunia, tanggal  24 maret 2019,  Menteri Kesehatan RI mengajak seluruh pemangku kebijakan dan masyarakat untuk mengambil peran dalam mendukung Eliminasi atau pencegahan TB di indonesia, serta menempatkan TBC sebagai isu penting di semua sektor pembangunan.

Menurut bupati, dalam menjawab permasalahan ini, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua membentuk Kader Peduli TBC pada setiap Desa dan Kelurahan se Kabupaten Sabu Raijua, dan ini langkah baru yang diambil pemda sabu raijua. Sebagai kader, harus rela memberi diri menjadi penolong untuk penderita tbc nantinya. Lebih jauh, jelas bupati untuk menunjang kesembuhan penderita selama masa pengobatan, maka pemda memperhatikan gizi penderita dengan memberikan bantuan susu formula setiap bulan.  Selain itu pemda juga akan mengangkat seorang Pengawas Minum Obat(PMO) untuk memastikan penderita menelan obat sesuai aturan selama waktunya pengobatan. Langkah-langkah ini dibauat sebagai wujud kepedulian dan keseriusan pemerintah daerah untuk menuntaskan masalah TBC di Kabupaten Sabu Raijua.

 

Akhiri sambutannya, kembali bupati harapkan kepada masyarakat selain dengan kesadaran untuk datang berobat sendiri, tetapi ada peran aktif dari para kader peduli, dan petugas kesehatan untuk mendatangi penderita dan mengobatinya sampai sembuh," tukas sekda, menirukan sambutan bupati.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

«

November 2019

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30