INFO
  •  DATA COVID-19 di Kab. Sabu Raijua : ODP=2, PDP=0, POSITIF=0, SEMBUH 0, MENINGGAL=0. 
  •  Bekerja dari rumah akan berkahir 13 Mei 2020 

Ditengah Pandemi Covid 19, Musrenbang RKPD 2020 dilaksanakan

Jumat, 17 April 2020

Tiga pilar pendukung pembangunan, dan prioritas pembangunan 2021 di sektor pariwisata

Musyawarah Perencanaan Pembangunan(Musrenbang) Tingkat Kabupaten Sabu Raijua Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan, Jumat(17/04). Setelah melalui tahapan pelaksanaan musrenbang dari tingkat dusun/desa/kelurahan dan kecamatan menghasilkañ 299 usulan kegiatan prioritas. Dari jumlah kegiatan tersebut, kemudian di pilah perbidangnya, yakni: Bidang Ekonomi=83 usulan; Bidang Pendidikan= 40; Bidang Kesehatan= 30; Bidang Infrastruktur= 112, dan; Bidang Umum Pemerintahan sebanyak 34 Usulan.

Bupati sabu raijua,Drs Nikodemus Rihi Heke,M.Si, membuka kegiatan yang dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi video converence zoom cloud meeting, dalam sambutannya mengatakan: Musrenbang yang dilaksanakan selama ini merupakan perencanaan dengan pendekatan pertisipatif, yang melibatkan semua pemangku kepentingan untuk menyerap aspirasi sesuai kebutuhan pembangunan. Disisi lain juga merupakan wahana strategis para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif debgan melibatkan 3 pilar pembangunan, yakni, pemerintah daerah, masyarakat dan pihak swasta.

Pada prinsipnya keluaran musrenbang ini, akan menjadi masukan yang sangat penting dalam rangka perumusan dan penyempurnaan rancangan rencana kerja pemerintah daerah(RKPD) kabupaten sabu raijua untuk tahun anggaran 2021. Selanjutnya akan dijadikan acuan atau pedoman dalam penyusunan kebijakan umum anggaran(kua), serta, prioritas plafon anggaran sementara(ppas) tahun anggaran 2021.

 

Lebih jauh bupati jelaskan, musrenbang tahun 2020 ini , adakah tahun kelima atau tahun terakhir dalam pelaksanaan visi dan misi RPJMD kabupaten sabu raijua berkomitmen untuk terus meningkatkan capaian kinerja pembangunan yang lebih berkualitas.


Diakhir sambutannya tiga hal diungkap bupati lagi,yaitu:

1. Mencermati bencana non alam wabah covid-19, maka pemda sabu raijua telah melakukan refocussing kegiatan dan relokasi anggaran sesuai instruksi presiden nomor 4 tahun 2020, dan permenkeu nomor 19/pmk.07/2020, tentang penyaluran dan pengunaan dana bagi hasil, dana alokasi umum dan insentif daerah tahun anggaran 2020 dalam rangka penanganan covid-19;

2.Selanjutnya perlu dipikirkan secara bersama apabila wabah covid-19 sampai tahun 2021 belum berakhir, maka perlu menyiapkan anggaran untuk menanganinya;

3. Pada tahun 2021 salah satu arah prioritas pembanguna daerah, adalah, PENGEMBANGAN DI SEKTOR PARIWISATA. Dan pimoina opd agar lakukan intervensi program kegiatan yang dapat mendukungnya," tukas bupati.

 

Hadir dalam acara yang dibuka pukul 10 wita itu, Ketua DPRD Sabu Raijua, Paulus Rabe Tuka,SH. Lapton Baki Boni,SE,anggota DPRD Sabu Raijua; Kapolres Sabu Raijua AKBP Jackobus Seubelan, Kejari Sabu Raijua; Sekda Sabu Raijua Septenius Bule Logo,SH,M.Hum; Danramil Sabu Raijua, May.Inf.Murihono Basuki.


Simpan sebagai :

Berita terkait :

«

Mei 2020

»
MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31