INFO
  •  Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua 
  •  Pendaftaran Seleksi CPNS Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2019 diperpanjang hingga 26 November 2019 Pukul 23.11 Wita. 

BERSATU UNTUK SABU RAIJUA BANGKIT MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERAH

Selasa, 16 Juli 2019

Pemerintah Daerah bersama masyarakat  menyampaikan terimakasih  dan penghargaan yang tinggi atas kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT Nyonya Julie Sutrisno Laiskodat bersama rombongan di Kabupaten Sabu Raijua. Menurut Bupati kunjungan ini   tidak  terbatas pada  pembinaan dan Supervisi kegiatan PKK   semata , tetapi kunjungan  ini sangat kompleks dan terintegrasi dengan kegiatan Pariwisata, Industri dan Perdagangan,  karena itu perlu adanya intervensi dari setiap OPD yang ada  sehingga  desa Loboaju ini menjadi Desa contoh bagi Desa-desa lainnya. Demikian antara lain  disampaikan Bupati Sabu Raijua Drs. Nikodemus N. Rihi Heke, M.Si  pada acara Pembukaan Rapat koordinasi Tim Penggerak PKK di Desa Loboaju Jumat 12/07-2019.

Dikatakan  pekerjaan PKK adalah pekerjaan mulia karena semua kegiatannya  terintegrasi dalam mendukung Pembangunan Indonesia secara umum,  Provinsi NTT dan Kabupaten Sabu Raijua khususnya  semuanya bermuara ke Desa.  Untuk itu Bupati mengharapkan agar selepas kegiatan rakor dan sosialisasi desa model PKK  ini, selanjutnya  akan ditetapkan pula satu Desa  di setiap Kecamatan lainnya  sebagai Desa model PKK

Pada kesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Prov.NTT  Nyonya Julie Sutrisno Laiskodat menegaskan bahwa orang-orang yang tergabung dalam PKK bukan hanya perempuan saja tetapi juga ada laki-laki.  Karena PKK adalah terdiri dari orang-orang yang mempunyai hati  dan semangat mengabdi  untuk  orang   banyak. Oleh karenanya Nyonya Julie Laiskodat mengajak semua pihak termasuk Pemerintah Sabu Raijua  bergandengan tangan ibarat sapu lidi yang diikat menjadi satu untuk menyapu demikian juga Pemerintah dan masyarakat jika bersatu dan bergandengan tangan mendukung  Bupati  membangun Sabu Raijua untuk lebih baik kedepan. Dalam hubungan dengan itu  dirinya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT menetapkan bahwa disetiap Kabupaten hanya ada satu Desa model sehingga hasilnya dapat terlihat pada akhir tahun karena itu masyarakat  di desa model   wajib memiliki KTP,  Akta kelahiran, akta nikah dan masyarakat yang memiliki kendaraan baik roda dua  maupun  roda empat wajib memiliki SIM dan memakai helm. Selain itu didesa model ini wajib memiliki pendidikan dan kesehatan yang baik pula sehingga bila  ada yang melakukan studi banding tidak perlu jauh-jauh tetapi dapat dilakukan di Desa loboaju saja karena di Desa ini sudah sempurna.

Lebih lanjut Nyonya Julie Laiskodat menghimbau agar untuk memberantas gizi buruk dan stunting di Sabu Raijua harus lebih banyak mengkonsumsi sayur kelor dan makan ikan. Sembari mengajak semua pihak agar bersatu  Sabu Raijua bangkit untuk  masyarakat sejahtera.

Dalam Rakor Tim Penggerak PKK tersebut dilakukan penyerahan Prasasti Desa Model PKK oleh Ketua Tim Penggerak Prov. NTT Ny. Julie Sutrisno Laiskodat kepada Kepala Desa  dan  Ketua Tim Penggerak PKK Desa  Loboaju disaksikan Bupati Sabu Raijua Drs. Nikodemus N. Rihi Heke, M.Si  dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sabu Raijua Ny. Dra. Marthina Rihi Heke-Raga Lay, M.Si serta undangan lainnya. (Tim Web)


Simpan sebagai :

Berita terkait :

«

Desember 2019

MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31