LOBORUI SEBAGAI DESA SADAR WISATA Featured

Berbicara tentang pembangunan artinya berbicara tentang bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah untuk memajukan masyarakatnya. Kegiatan pelepasan benih ikan patin hari ini adalah salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mensejahterahkan masyarakatnya. Patin adalah jenis ikan yang masih baru bagi masyarakat sabu raijua, jenis ikan ini dipilih karena kandungan gizi yang terkandung bagus buat perkembangan otak. Demikian dikatakan Plt. Bupati Sabu Raijua Nikodemus N. Rihi Heke M.Si saat melepaskan 20.000 ekor benih ikan patin di embung Lari Leo Kitu di Desa Loborui Kecamatan Sabu Liae senin 3 September 2018.

benih ikan patin yang dilepaskan hari ini sesuai perencanaan bisa dinikmati pada 5 (lima) bulan mendatang diharapkan agar ikan patin yang dilepaskan hari ini dapat berkembang dengan baik sesuai dengan target yang diharapkan sehingga hasilnya tidak hanya untuk dijual atau untuk konsumsi masyarakat tapi apa yang dilakukan hari ini merupakan titik awal untuk kedepan embung Iari leo kitu akan menjadi tempat wisata pemancingan dan rekreasi bagi wisatawan domestik yang membutuhkan destinasi wisata yang baru dan berbeda karena itu perlu dikelola dengan baik.

Loborui kedepan harus dikenal sebagai desa sadar wisata yang mampu melihat potensi yang sudah alam siapkan untuk difasilitasi dan dikembangkan sehingga mampu dikenal dan mendatangkan wisatawan. program yang dibuat hari ini hendaknya didukung oleh semua elemen masyarakat sehingga program yang sudah dijalankan ini dapat terus berkembang, harapan yang sama disampaikan kepada para pemuda/pemudi sebagai motor penggerak dalam desa agar lebih jeli untuk melihat hal yang telah dibuat ini sebagai potensi yang dapat dikembangkan untuk pembangunan masyarakat. Kegiatan ini merupakan inovasi dari desa tapi bisa ditiru oleh desa lainnya apabila dirasa bagus.

Pada kesempatan yang sama camat sabu liae Rubenson E. Rihi mengatakan program ini merupakan salah satu dari program inovasi desa yang sudah dibuat sejak 2018, setiap desa mulai mengoptimalkan potensinya masing-masing baik itu alam, manusia maupun teknologi dengan memanfaatkan anggaran desa yang sudah tersedia. Khusus Loborui, inovasi yang diambil yaitu pengembangbiakan ikan patin, hal itu dilakukan karena loborui memiliki embung besar dengan debit air yang cukup sehingga memungkinkan untuk dikelola tidak hanya untuk kebutuhan pertanian tetapi juga untuk destinasi wisata.

Lebih lanjut camat Sabu Liae mengatakan Ikan patin merupakan ikan yang masih baru, belum tersedianya jenis ikan  ini di sabu raijua yang membuat masyarakat desa Loborui memilih jenis ikan ini untuk dikembangkan di embung lari leokitu, kedepan dengan adanya pengembangan ikan patin maka masyarakat liae dan sabu raijua seluruhnya sudah bisa menikmati ikan patin, hal lain bahwa upaya ini secara tidak langsung juga merupakan upaya untuk menganekaragamkan jenis ikan di sabu raijua.

Tahun depan di lokasi embung ini akan dibangun lopo kecil untuk tempat wisata mancing sehingga ada pendapatan yang bisa didapatkan oleh desa Loborui. Selain loborui ada juga desa hallapadji dan Deme yang rencananya akan dikembangkan sebagai lokasi pariwisata melalui anggaran desa.

Harapan kepada masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga kelestarian benih ikan patin yang baru dilepas ini agar tidak ditangkap oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sebelum waktu yang sudah ditetapkan, diharapkan juga agar masyarakat yang memanfaatkan air untuk kebutuhan pribadi agar menjaga kebersihan air sehingga tidak tercemar bahan kimia.

Last modified on Friday, 07 September 2018 01:23

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.