Saburaijua : SIDANG PERHITUNGAN PERTANGGUNGJAWABAN APBD TA.2017 Featured

Pembukaan masa sidang II TA 2018 (sidang perhitungan pertanggungjawaban APBD 2017) resmi dibuka, ketua DPRD Sabu Raijua, Paulus Rabe Tuka, SH. Senin 27 Agustus 2018.

Dalam sambutannya Plt.Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke,MSi menjelaskan, sidang pertanggungjawaban APBD 2017 semestinya sudah ditetapkan 6 (enam) bulan setelah berakhirnya tahun anggaran, namun pelaksanaannya mengalami keterlambatan karena masih menunggu hasil audit BPK.

Menurutnya, pelaksanaan APBD TA 2017 sesuai dengan visi pembangunan kabupaten Sabu Raijua yaitu menjadikan Sabu Raijua kabupaten yang inovatif, maju dan bermartabat dengan memfokuskan pada 4 hal, yaitu Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur pendukung. Plt Bupati tak menampik, jika pelaksanaan DAU dan DAK mengalami berbagai kendala dan hambatan, seperti : terbatasnya waktu, SDM, sarana dan prasarana penunjang lainnya sehingga realisasi pendapatan hanya mencapai 87,66% dan realisasi belanja mencapai 70,33%.

Lebih lanjut Plt. Bupati mengatakan dalam manajemen pembangunan daerah dikenal 3 tahapan penting yaitu tahapan perencanaan, implementasi dan evaluasi. Dan ketiga hal tersebut bisa berjalan jika didukung oleh, 3 unsur pokok lainya, yaitu, SDM, dana serta cara yang digunakan.

Disebutkan lagi, berhasil dan tidaknya sebuah program kerja tidak terlepas dari indikator yang digunakan, mulai dari, input, output dan outcomes yang akan memberi gambaran tentang sejauh mana program kerja yang dilaksanakan dapat dikatakan berhasil atau tidak. lebih jauh ia menyampaikan, bahwa selama 7 tahun, penilaian BPK terhadap pertanggungjawaban APBD mendapat opini WDP.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Paulus Rabe Tuka, mengatakan, kehadiran kita saat ini, merupakan tanggungjawab moril terhadap tuntutan pembangunan daerah dan berbagai aspirasi serta prioritas kebutuhan masyarakat yang telah dibebankan ke pundak kita selaku pengambil keputusan sekaligus motor penggerak pembangunan baik itu infrastruktur untuk mendukung sektor industri, pembangunan dan pengelolaan sektor industri untuk meningkatkan PAD, sektor pariwisata dan pemberdayaan masyarakat maupun pembangunan mental spiritual guna menciptakan generasi yang berbudi pekerti luhur, sehat, tangguh dan menguasi IPTEK.

Akhirnya, Rabe Tuka juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemda, ini merupakan kerja keras pemda dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat. Ia, berharap di tahun mendatang Sabu Raijua bisa mendapatkan opini WTP," pungkasnya, optimis. (kominfo)

Last modified on Wednesday, 29 August 2018 04:49

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.