MUSRENBANGCAM SABU LIAE Featured

Plt. Bupati Sabu Raijua Drs. Nikodemus N. Rihi Heke, M.Si dalam sambutan tertulisnya pada Pembukaan Musywarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Sabu Liae Kamis 21 februari 2018 yang dibacakan Plh. Sekda Sabu Raijua Jonathan R. Djami, SH.Mhum,mengatakan bahwa reformasi yang terjadi ditahun 1998 telah berdampak luas pada perubahan kehidupan secara Sosial Ekonomi dan Politik Bangsa dalam tatanan kenegaraan kita. Perubahan tersebut lebih bernuansa Demokratis dan Desentralistis yang dilegitimasi dalam undang – undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang kemudian mengalami perubahan menjadi UU. nomor 23 tahun 2014, Perubahan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah tersebut, berimplikasi pada praktek Perencanaan Daerah yang berkaitan erat dengan kepentingan public secara luas. Dalam pendekatan perencanaan yang baru ini Pemerintah sebagai fasilitator dan mediator bagi tercapainya kesepakatan kolektif antara masyarakat. Model Perencanan seperti inilah yang diamanatkan UU nomor 25 tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional yang dijabarkan secara operasional oleh permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara Perencanaan , Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah , tata cara evaluasi rancangan Peraturan Daerah tentang Pembangunan jangka panjang Daerah atau (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD  dan tata cara perubahan RPJPD dan RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD. Dinamika masyarakat sebagai perwujudan demokrasi menyadarkan kita untuk bekerja lebih selektif dalam menyusun kebijakan Program dan Kegiatan Pembangunan yang benar – benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara keseluruhan.

Menurut Plt Bupati pelaksanaan Musrenbangcam yang dilakukan hari ini tidak sekedar sebagai kegiatan rutin biasa, tetapi hasil-hasilnya dapat dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat, yang dapat diukur dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari kemajuan dan keberhasilan Pembangunan, baik secara kualitas maupun kuantitas karena pada hakekatnya Pembangunan merupakan suatu upaya terencana, terpadu dan berkelanjutan.

Forum Musrenbang tersebut dilanjutkan dengan pembentukan kelompok Des yang terdiri dari lima (5) Des yakni Des Kesehatan membahas usulan masyarakat tentang Pembangunan Bidang Kesehatan, Des Pemerintahan umum membahas usulan masyarakat yang berkaitan Pembangunan Bidang Pemerintahan, Des Ekonomi membahas usulan yang berkaitan dengan Bidang Ekonomi, Des Pendidikan membahas usulan yang berkaitan dengan Pembangunan Bidang Pendidikan, dan Des Infrastruktur membahas usulan masyarakat yang berkaitan dengan Bidang Infrastruktur dan Pekerjan umum.

Last modified on Monday, 23 April 2018 00:30

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.