Dira Tome Lakukan Uji Saluran Irigasi dari Embung Guriola Featured

Rabu, 19 Oktober 2016 | 11:56

Kupang, seputar-ntt.com – Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome melakukan uji saluran irigasi pertanian dari embung Guriola, pada Rabu, (19/10/2016). Saluran yang dibangun sepanjang 1500 meter ini diperuntukan bagi masyarakat untuk mengairi sawah maupun berbagai tanaman hortikultura.

Pada  kesempatan tersebut, Marthen Dira Tome kepada masyarakat setempat berpesan agar tetap menjaga saluran irigasi yang sudah dibangun dan telah dialiri air. Saluran ini harus memberi motivasi lebih bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam berbagai tanaman yang bisa berdampak ekonomi bagi keluarga.

“Jaga saluran ini baik-baik. Kita memiliki cita-cita agar pada 2018 kita mampu mencapai ketahanan pangan di Sabu Raijua dan saat itu kita akan tolak Raskin masuk daerah ini. Manfaatkan air ini secara maksimal dan secara bersama-sama sehingga tidak ada yang monopoli. Peliharalah hidup bergotongroyong dan kebersamaan,” pesan Marthen.

Pada kesemapatan tersebut dai juga mengucapkan terimakasih kepada Balai Wilayah Sunga Nusa Tenggara II yang telah selesai membangun saluran irigasi sebagai bangunan penunjang dan penghubung embung besar Guriola dengan lahan pertanian di sekitarnya.

 “Terima kasih yang sungguh saya sampaikan kepada Balai Wilayah Sunga Nusa Tenggara II yang telah selesai membangun saluran irigasi sebagai bangunan penunjang dan penghubung embung besar Guriola dgn lahan pertanian di sekitarnya. Hari ini ujicoba pemanfaatan saluran dilakukan, air mengalir secara grafitasi dengan lancar dan deras. Saya minta kepada Kades Raenyale dan Raemude untuk mengatur pemanfaatan saluran sehingga tidak terjadi keributan dilapangan,” harap Marthen.

Sementara Kepala Desa Raenya, Yan Haba Radja memberi apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat di desa Raenyale bisa terwujud. Dia mengatakan, ini menjadi tanggungjawab pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun oleh pemerintah untuk kepentingan rakyat.

“Mewakili masyarakat Desa Raenyale saya mengucapkan banyak terimakasih kepada pak Bupati Sabu Raijua yang tidak pernah jenuh dan lelah menjawab semua permintaan masyarakat. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada  Balai Wilayah Sunga Nusa Tenggara II yang telah membangun fasilitas yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Yan.

Yan juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2016 ini, pihaknya sedang mencetak sawah baru seluas 50 hektar. Selain itu, Pemerintah Desa Raenyale juga telah membangun embung pertanian sebanyak 88 unit  yang menyebar di 3 dusun di desa Raenyale. Dia berharap agar apa yang dilakukan bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat serta membawa Desa Raenyale sebagai salah satu lumbung pertanian di Sabu Raijua.

“Lewat ADD kita telah mengalokasi anggaran untuk 6 kelompok Tani sebesar Rp.73.000.000 dalam bentuk pelatihan dan pengadaan bibit, pupuk dengan penerapan Pola Tanam pada Lahan Kering dengan menggunakan Teknologi Ipat-BO. sementara itu lewat APBN 8 unit hand traktor disiapkan untuk mempermudah para petani dalam pengolahan lahan yang ada.

Soleman Manu salah satu Ketua Kelompok Tani memberikan Apresiasi Kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua karena telah melakukan percepatan pengembangan embung irigasi Guriola. “Kebutuhan kami sebagai petani tercukupi dengan air dan kami bisa menanam sepanjang musim. Tidak lupa Apresiasi kepada Pak Bupati yangg selalu memotivasi dan menginspirasi kami petani secara langsung di lapangan,” ungkapnya. (jrg)

 

Rabu, 19 Oktober 2016 | 11:56

 

Last modified on Monday, 17 July 2017 02:16

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.